Arus Terkini

Polisi Tangkap Pelaku Penyayatan Leher Remaja di Depok, Tersangka Ditembak di Margonda

1 bulan yang lalu

Petugas kepolisian saat mengamankan tersangka penganiayaan berat di kawasan Depok, Jawa Barat. (Sumber: CNN Indonesia | Berita Terkini Nasional)

DEPOK – Aparat kepolisian berhasil membekuk seorang pemuda berinisial RA (19) yang diduga kuat melakukan aksi penganiayaan sadis berupa penyayatan leher terhadap korbannya, MAN (16), di wilayah Depok, Jawa Barat, baru-baru ini. Penangkapan dramatis yang berlangsung di kawasan Margonda tersebut terpaksa diwarnai dengan tindakan tegas terukur karena tersangka mencoba melakukan perlawanan saat hendak diamankan oleh petugas di lapangan.

Berdasarkan keterangan pihak berwajib, kejadian ini bermula dari serangan brutal yang dilakukan oleh pelaku menggunakan senjata tajam. Polisi menangkap RA (19) setelah menyerang MAN (16) di Depok dalam sebuah insiden yang mengakibatkan luka cukup parah pada bagian vital korban.

Tim opsnal yang melakukan pengejaran akhirnya berhasil melacak keberadaan tersangka di area Jalan Margonda Raya. Namun, proses penangkapan tidak berjalan mulus karena tersangka RA berusaha melawan petugas demi meloloskan diri dari sergapan.

Melihat situasi yang membahayakan personil, pihak kepolisian mengambil tindakan tegas sesuai prosedur yang berlaku. Diketahui bahwa pelaku terpaksa ditembak saat melawan agar tidak membahayakan lebih banyak orang maupun petugas yang sedang bertugas melakukan penangkapan.

Kondisi korban MAN sendiri saat ini masih dalam pantauan medis akibat serangan senjata tajam jenis cutter yang dilakukan pelaku. Berdasarkan laporan terkini, korban mengalami luka serius di leher yang membutuhkan penanganan medis intensif di rumah sakit terdekat.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terkait motif dibalik aksi nekat RA yang tega melakukan penyayatan terhadap remaja berusia 16 tahun tersebut. Tersangka kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Tag

MORE