Arus Publik

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Kemlu RI Selidiki Kebenarannya

3 minggu yang lalu

Kementerian Luar Negeri RI sedang menyelidiki laporan intelijen Ukraina terkait dugaan 8 WNI yang bergabung dengan militer Rusia. (Sumber: Berita - Detikcom)

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) di Jakarta tengah memberikan perhatian serius dan melakukan penyelidikan mendalam setelah Dinas Intelijen Ukraina (National Resistance Center) melaporkan adanya delapan Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga direkrut menjadi tentara untuk pihak Rusia dalam konflik bersenjata yang masih berlangsung hingga saat ini.

Kabar mengenai keterlibatan warga asing dalam perang ini mencuat ke publik setelah otoritas intelijen di Kyiv merilis data mengenai tentara bayaran yang memperkuat barisan militer Rusia. Dalam pernyataan resminya, Dinas Intelijen Ukraina menyebut delapan WNI direkrut menjadi tentara Rusia untuk dikirim ke garis depan pertempuran.

Menanggapi laporan yang cukup mengejutkan tersebut, Pemerintah Indonesia melalui kementerian terkait segera mengambil langkah proaktif. Saat ini, Kemlu RI menyelidiki informasi tersebut guna memverifikasi kebenaran identitas serta keberadaan para WNI yang dimaksud dalam laporan intelijen Ukraina.

Pihak kementerian menegaskan bahwa perlindungan terhadap warga negara tetap menjadi prioritas, namun tetap akan menelusuri motif serta legalitas di balik dugaan keterlibatan ini. Hingga kini, Kemlu terus mengumpulkan data lapangan dan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk menuntaskan penyelidikan atas klaim yang menyebutkan adanya delapan WNI yang direkrut menjadi tentara Rusia tersebut.

Tag

MORE