Arus Publik

Fakta-fakta Kebakaran Apartemen Pavilion Jakarta Pusat: Kronologi dan Evakuasi Penghuni

2 minggu yang lalu

Petugas pemadam kebakaran saat berupaya memadamkan api dan mengevakuasi penghuni di Apartemen Pavilion Tower 3, Jakarta Pusat. (Sumber: Berita - Detikcom)

JAKARTA – Peristiwa kebakaran hebat melanda Apartemen Pavilion Tower 3 yang berlokasi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Minggu malam, yang memicu kepanikan luar biasa sehingga ratusan petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi seluruh penghuni dan memadamkan kobaran api.

Kebakaran terjadi di Apartemen Pavilion Tower 3, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ratusan petugas dikerahkan untuk mengevakuasi penghuni dari dalam gedung yang mulai dipenuhi asap tebal akibat amukan si jago merah. Kejadian ini menarik perhatian warga sekitar dan sempat memacetkan arus lalu lintas di Jalan KH Mas Mansyur.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, memberikan keterangan terkait pengerahan personel dalam jumlah besar guna memastikan api tidak merambat ke area lain dan seluruh penghuni selamat. “Kami mengerahkan sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 90 personel ke lokasi untuk menangani kebakaran di Apartemen Pavilion,” ujar Satriadi dalam keterangannya kepada media di lokasi kejadian.

Berdasarkan laporan di lapangan, api pertama kali terlihat muncul dari salah satu unit di lantai atas bangunan tersebut. Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan penyisiran secara intensif di setiap lantai untuk memastikan tidak ada penghuni yang terjebak di dalam unit masing-masing. Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis mengingat lokasi kebakaran berada di gedung bertingkat tinggi.

Satriadi menjelaskan bahwa kendala utama yang dihadapi oleh petugas di lapangan adalah kepulan asap pekat yang memenuhi tangga darurat serta koridor apartemen. “Fokus utama kami saat ini adalah evakuasi penghuni dan melokalisir api agar tidak menyebar ke unit-unit lainnya. Petugas menggunakan alat bantu pernapasan (SCBA) untuk menjangkau titik api dan menolong warga yang terjebak asap,” tambahnya menjelaskan situasi teknis pemadaman.

Hingga informasi ini dihimpun, belum dilaporkan adanya korban jiwa dalam insiden kebakaran di apartemen mewah tersebut. Para penghuni yang berhasil dievakuasi untuk sementara waktu ditempatkan di area terbuka yang aman di sekitar kompleks apartemen. Pihak medis juga telah disiagakan di lokasi guna memberikan bantuan oksigen bagi penghuni yang sempat menghirup asap tebal.

Mengenai penyebab pasti munculnya api, pihak kepolisian bersama tim Damkar masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut secara mendalam. Namun, berdasarkan pengamatan awal di lokasi, dugaan sementara mengarah pada gangguan pada sistem kelistrikan. “Dugaan sementara karena arus pendek listrik atau korsleting, namun kami akan menunggu hasil investigasi resmi setelah api benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman sepenuhnya,” pungkas Satriadi.

Kondisi di sekitar lokasi kejadian terpantau ramai oleh kendaraan petugas dan warga yang menyaksikan proses pemadaman. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mendekat ke area sterilisasi guna memberikan ruang bagi armada pemadam kebakaran yang terus bekerja memastikan kondisi Apartemen Pavilion Tower 3 kembali kondusif.

Tag

MORE