Arus Publik

DWP Kemenkop Perkuat Sinergi Industri Kulit Garut Lewat Koperasi dan Leather Up

1 minggu yang lalu

Penasihat DWP Kemenkop, Sita Ferry, saat memberikan dukungan dalam penguatan industri kulit Garut melalui skema koperasi dan kegiatan Leather Up. (Sumber: Berita - Detikcom)

GARUT – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop), Sita Ferry, secara resmi menyatakan dukungannya terhadap penguatan industri kulit di Kabupaten Garut, Jawa Barat, melalui penguatan peran koperasi dalam rangkaian kegiatan bertajuk ‘Leather Up’ yang diselenggarakan baru-baru ini untuk mendongkrak daya saing produk lokal. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah dalam membangun kolaborasi yang solid di antara para perajin agar produk kulit asli daerah mampu bersaing secara kompetitif di pasar nasional maupun internasional.

Dalam kunjungannya, Sita Ferry menekankan bahwa industri kulit merupakan salah satu sektor unggulan yang telah lama menjadi ikon ekonomi bagi masyarakat Garut. Oleh karena itu, penguatan melalui wadah koperasi dianggap sebagai solusi paling tepat untuk menyatukan para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) agar memiliki posisi tawar yang lebih kuat dan manajemen yang lebih profesional.

Kegiatan ‘Leather Up’ sendiri dirancang sebagai katalisator untuk mendorong kolaborasi yang lebih erat di antara para pemangku kepentingan di industri kreatif persepatuan dan kerajinan kulit. “Kegiatan Leather Up dorong kolaborasi dan daya saing produk kulit,” kata Sita Ferry saat memberikan arahan mengenai pentingnya integrasi antar pelaku usaha.

Lebih lanjut, Penasihat DWP Kemenkop tersebut menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan industri ini agar dapat terus bertumbuh secara berkelanjutan. Sita Ferry menyatakan, dirinya sangat mendukung penguatan industri kulit Garut melalui koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan yang kuat.

Sinergi industri kulit Garut lewat koperasi tidak hanya fokus pada aspek produksi semata, tetapi juga mencakup standarisasi kualitas, inovasi desain, hingga perluasan akses pemasaran. Dengan adanya dukungan penuh dari DWP Kemenkop, diharapkan para perajin kulit di Garut dapat lebih mudah mendapatkan akses informasi pasar serta pelatihan keterampilan yang dibutuhkan untuk memodernisasi proses produksi mereka.

Upaya ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem industri kulit yang mandiri dan berkelanjutan, sehingga produk-produk Garut tidak hanya dikenal karena sejarahnya, tetapi juga karena kualitas dan inovasi yang unggul di era ekonomi digital saat ini.

Tag

MORE