Arus Publik

Kualitas Udara Kepri Sangat Tidak Sehat, Kasus ISPA Melonjak Tajam

by:
Lisa
4 hari yang lalu

Kondisi langit di Kepulauan Riau yang diselimuti kabut asap karhutla, menyebabkan kualitas udara berada pada level sangat tidak sehat. (Sumber: CNN Indonesia | Berita Terkini Nasional)

TANJUNGPINANG – TANJUNGPINANG – Kondisi kualitas udara di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) dilaporkan telah mencapai level sangat tidak sehat dalam kurun waktu tiga pekan terakhir, yang memicu terjadinya lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tengah masyarakat akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Sumatra dan Kalimantan.

Memburuknya kualitas udara ini menjadi ancaman serius bagi kesehatan warga di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Kepulauan Riau. Kabut asap yang menyelimuti wilayah ini terlihat semakin pekat, sehingga jarak pandang pun mulai terganggu di beberapa titik tertentu. Hal ini berdampak langsung pada meningkatnya angka kunjungan pasien ke puskesmas dan rumah sakit setempat.

Kualitas udara di Kepulauan Riau sangat tidak sehat, dibarengi lonjakan ISPA dalam tiga pekan terakhir akibat asap karhutla dari Sumatra dan Kalimantan. Fenomena ini bukanlah hal baru, namun intensitas sebaran asap tahun ini dirasakan cukup parah oleh penduduk setempat karena kiriman asap yang berasal dari dua pulau besar sekaligus.

Pihak otoritas kesehatan telah mengonfirmasi adanya tren peningkatan signifikan terhadap penderita gangguan pernapasan. Dalam durasi tiga minggu ini, jumlah warga yang mengeluhkan sesak napas, batuk, dan radang tenggorokan meningkat drastis dibandingkan dengan periode normal sebelumnya.

Penyebab utama dari fenomena ini sudah teridentifikasi dengan jelas, yakni akibat kiriman asap karhutla dari Sumatra dan Kalimantan. Kebakaran hutan yang meluas di kedua pulau tersebut terbawa oleh arah angin menuju wilayah Kepulauan Riau, menyebabkan kualitas udara menurun drastis hingga menyentuh level yang membahayakan kesehatan publik.

Pemerintah daerah mengimbau agar masyarakat senantiasa waspada dan sebisa mungkin membatasi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak. Penggunaan masker standar medis sangat disarankan bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah guna melindungi saluran pernapasan dari partikel debu dan sisa pembakaran hutan yang terbawa udara.

Diharapkan kondisi cuaca dapat segera membaik atau terjadi hujan dengan intensitas tinggi agar kabut asap dapat segera luruh. Upaya koordinasi lintas wilayah juga terus dilakukan guna menekan titik api di wilayah asal karhutla demi mengembalikan kualitas udara bersih bagi masyarakat di Kepulauan Riau.

Tag

MORE