Arus Terkini

Pemilik Sebut Kapal Pembawa 5 Jurnalis di Anak Krakatau Layak Berlayar

2 minggu yang lalu

Tim Basarnas dikerahkan untuk mencari rombongan jurnalis yang hilang kontak di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau. (Sumber: Berita - Detikcom)

LAMPUNG – LAMPUNG – Sebanyak lima orang jurnalis dilaporkan hilang kontak saat sedang melakukan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda pada hari ini, di mana hingga kini tim gabungan masih berupaya melakukan pelacakan terhadap keberadaan mereka di tengah kondisi aktivitas vulkanik yang meningkat.

Kejadian ini bermula saat rombongan awak media tersebut berangkat menuju area gunung api aktif tersebut untuk mengabadikan momen erupsi. Namun, di tengah perjalanan, komunikasi dengan para jurnalis tersebut terputus sepenuhnya, yang memicu kekhawatiran dari berbagai pihak mengenai keselamatan mereka.

Menanggapi insiden tersebut, pihak pemilik kapal memberikan klarifikasi mengenai kesiapan armada yang digunakan oleh rombongan. Pemilik menyebut kapal yang membawa 5 jurnalis liput Anak Krakatau tersebut sebenarnya telah melewati pengecekan keamanan sebelum bertolak.

Menurut keterangannya, armada laut tersebut dipastikan tidak memiliki kendala teknis yang berarti sebelum memasuki perairan Selat Sunda. “Kapal disebut dalam kondisi layak,” tegas pemilik kapal untuk menekankan bahwa prosedur standar pelayaran telah terpenuhi sebelum keberangkatan.

Meski kondisi armada diklaim dalam keadaan baik, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa rombongan lima jurnalis tersebut tetap kehilangan kontak dan belum bisa ditemukan hingga saat ini. Faktor cuaca atau gangguan sinyal di sekitar lokasi erupsi diduga menjadi salah satu penyebab hambatan komunikasi.

Pihak berwenang tidak tinggal diam dalam menghadapi situasi darurat ini. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah mengerahkan personel dan peralatan untuk menyisir titik-titik koordinat yang diduga menjadi jalur lintasan kapal tersebut.

Upaya evakuasi dan observasi di lapangan pun masih berlangsung secara masif. Hingga berita ini diperbarui, petugas di lapangan memberikan konfirmasi bahwa “pencarian terus dilakukan oleh Basarnas” guna menemukan tanda-tanda keberadaan para jurnalis tersebut secepat mungkin.

Seluruh pihak kini menanti perkembangan lebih lanjut dengan harapan rombongan jurnalis tersebut dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Fokus utama otoritas saat ini adalah melakukan penyisiran menyeluruh di wilayah perairan yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Tag

MORE