Arus Politik

Prabowo Subianto Respons Harapan PBNU untuk Membuka Muktamar NU 2031: Ikut Rencana Yang Maha Besar

3 minggu yang lalu

Presiden terpilih Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara Harlah ke-90 GP Ansor di Jakarta. (Sumber: CNN Indonesia | Berita Terkini Nasional)

JAKARTA – Presiden terpilih periode 2024-2029 sekaligus Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto (Who), secara langsung merespons harapan besar yang disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya (What), saat menghadiri acara peringatan Harlah ke-90 GP Ansor yang digelar di Istora Senayan, Jakarta (Where) pada Senin (When). Prabowo menanggapi doa agar dirinya kembali membuka Muktamar ke-36 NU pada tahun 2031 mendatang (Why) dengan sikap penuh kerendahan hati di hadapan ribuan kader Ansor yang hadir (How).

Sebelumnya, dalam pidato sambutannya, Ketua Umum PBNU Gus Yahya mengungkapkan keyakinannya bahwa estafet kepemimpinan bangsa akan berjalan beriringan dengan agenda-agenda besar Nahdlatul Ulama di masa depan. Gus Yahya secara spesifik menyebutkan jadwal pelaksanaan Muktamar NU yang akan datang.

“Muktamar ke-36 nanti jatuh pada 2031, insya Allah Pak Prabowo masih presiden yang akan membuka Muktamar tersebut,” ujar Gus Yahya di hadapan para hadirin yang langsung disambut riuh tepuk tangan.

Merespons pernyataan dan doa dari orang nomor satu di PBNU tersebut, Prabowo Subianto memberikan jawaban yang diplomatis sekaligus religius. Ia mengakui telah mendengar secara langsung harapan yang disematkan kepadanya terkait masa kepemimpinan di periode mendatang.

“Tadi Ketum PBNU mendoakan agar saya nanti tahun 2031 membuka Muktamar ke-36 Nahdlatul Ulama,” kata Prabowo dalam kesempatan yang sama.

Meski mendapatkan dukungan dan doa yang kuat untuk terus memimpin hingga tahun 2031, Prabowo menekankan bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan masa depan adalah kehendak Tuhan. Ia memilih untuk berserah diri pada takdir yang telah digariskan oleh Yang Maha Kuasa.

“Ya itu manusia berencana, tapi kita ikut saja rencana Yang Maha Besar,” tutur Prabowo menambahkan.

Kehadiran Prabowo dalam acara tersebut menunjukkan kedekatan hubungan antara dirinya dengan kalangan Nahdliyin, khususnya menjelang masa transisi pemerintahan baru. Harapan yang disampaikan Gus Yahya juga dinilai sebagai bentuk sinergi yang kuat antara ulama dan umaro dalam membangun stabilitas nasional di masa yang akan datang.

Tag

MORE